MRFsaja

Deskripsi Kerja

Deskripsi Kerja Bagian-bagian yang Terkait Sistem Informasi

Setiap pekerjaan pada dasarnya menginginkan agar tujuan lembaga dapat terwujud. Untuk mencapai hal tersebut diperlukan deskripsi kerja yang jelas agar setiap anggota organisasi tersebut mengerti akan tanggung jawab dan wewenang masing-masing. Adapun deskripsi kerja masing-masing bagian yang terkait dengan sistem pembuatan laporan pertanggungjawaban bendahara adalah sebagai berikut :

  1. Sekretaris

Adapun tugas utama Sekretaris adalah sebagai berikut :

–       Menyelenggarakan pengkajian dan koordinasi program kerja Sekretariat dan Dinas.

–       Menyelenggarakan pengelolaan Sistem Informasi dengan peremajaan data.

–       Menyelenggarakan pengelolaan administrasi keuangan.

–       Menyelenggarakan penyusunan anggaran belanja langsung dan belanja tidak langsung.

–       Menyelenggarakan pengendalian administrasi belanja langsung dan belanja tidak langsung.

–       Menetapkan angka kredit bagi pengangkatan pertama kali sebagai guru dewasa TK.I dan kenaikan jabatan bagi guru dewasa ke guru dewasa TK.I dan jabatan fungsional pengawas sekolah dan pamong belajar.

–       Menyelenggarakan penatausahaan, kelembagaan dan ketatalaksanaan.

–       Menyelenggarakan pengelolaan urusan rumah tangga dan perlengkapan.

–       Menyelenggarakan penyusunan bahan rancangan pendokumentasian peraturan perundang-undangan, pengelolaan perpustakaan, protokol dan hubungan masyarakat.

–       Menyelenggarakan penyusunan bahan perumusan dan penetapan rencana strategis, Laporan Akuntanbilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP), LKPJ, dan LPPD Dinas.

–       Menyelenggarakan pengelolaan naskah dinas dan kearsipan.

–       Menyelenggarakan pembinaan jabatan fungsional.

–       Menyelenggarakan telaah staf sebagai bahan pertimbangan pengambilan kebijakan.

–       Menyelenggarakan koordinasi dengan unit kerja terkait.

–       Menyelenggarakan tugas lain sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.

  1. Kepala Sub Bagian Keuangan

Kepala Sub Bagian Keuangan bertanggung jawab kepada Sekretaris. Adapun tugas utama Kepala Sub Bagian Keuangan adalah sebagai berikut :

–       Menyusun rencana pelaksanaan anggaran.

–       Meneliti dokumen keuangan yang diajukan oleh bendahara dan penangggung jawab kegiatan.

–       Mengalokasikan dan mengkoordinasi pelaksanaan anggaran sesuai dengan DIPA.

–       Mengawasi pelaksanaan keuangan.

–       Menyusun laporan realisasi anggaran kantor satuan kerja.

–       Mempertanggungjawabkan semua dokumen keuangan.

–       Mengesahkan semua dokumen pengeluaran.

–       Mengadakan pemeriksaan kas bendahara secara periodik minimal 3 bulan sekali.

  1. Bendahara Pengeluaran APBN

Bendahara Pengeluaran APBN bertanggung jawab kepada Seketaris dan Kepala Sub Bagian Keuangan. Adapun tugas utama Bendahara Pengeluaran APBN adalah sebagai berikut :

–       Menerima, menyimpan, menyetor / membayar uang / surat berharga, menatausahakan dan mempertanggungjawabkan uang negara yang ada dalam penguasaannya.

–       Menyampaikan specimen tanda tangan Bendahara dan atasan langsung, dan stempel ke KPPN, bank persepsi setempat, dan pejabat yang diberi kewenangan menandatangani SPM.

–       Mengajukan surat permintaan pembayaran yaitu SPP-Gaji (Gaji susulan, uang duka), SPP-LS, SPP-UP, SPP-TU, SPP-GU, SPP-GU Nihil.

–       Membayarkan semua tagihan yang telah dilakukan pengujian sebelumnya, setelah mendapat persetujuan dari atasan langsung.

–       Memungut dan menyetorkan pajak.

–       Menandatangani dan mempertanggungjawabkan semua dokumen penerimaan / pengeluaran yang dikelolanya.

–       Bendahara hanya diperbolehkan untuk membuka 1 rekening.

–       Meneliti dokumen pengeluaran dari Pemegang Uang Muka Kegiatan (PUMK) dan mengembalikan dokumen pengeluaran yang tidak memenuhi syarat.

–       Membuat rekapitulasi pengeluaran anggaran setiap PUMK.

  1. Bendahara Pengeluaran APBD

Bendahara Pengeluaran APBD bertanggung jawab kepada Seketaris dan Kepala Sub Bagian Keuangan. Adapun tugas utama Bendahara Pengeluaran APBD adalah sebagai berikut :

–       Menerima, menyimpan, menyetor / membayar uang / surat berharga, menatausahakan dan mempertanggungjawabkan uang negara yang ada dalam penguasaannya.

–       Menyampaikan specimen tanda tangan Bendahara dan atasan langsung, dan stempel ke KASDA (Kas Daerah).

–       Mengajukan surat permintaan pembayaran yaitu SPP-Gaji (Gaji susulan, uang duka), SPP-LS, SPP-UP, SPP-TU, SPP-GU, SPP-GU Nihil.

–       Membayarkan semua tagihan yang telah dilakukan pengujian sebelumnya, setelah mendapat persetujuan dari atasan langsung.

–     Memungut dan menyetorkan pajak.

–       Menandatangani dan mempertanggungjawabkan semua dokumen penerimaan / pengeluaran yang dikelolanya.

–    Bendahara hanya diperbolehkan untuk membuka 1 rekening.

–   Meneliti dokumen pengeluaran dari Pemegang Uang Muka Kegiatan (PUMK) dan mengembalikan dokumen pengeluaran yang tidak memenuhi syarat.

–    Membuat rekapitulasi pengeluaran anggaran setiap PUMK.

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: